Menu

Mode Gelap

Sports

Pemerintah Sebut MotoGp Mandalika Dapat Bangkitkan Ekonomi


					Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno. Foto : @kemenparekraf.ri (Tangkapan layar) Perbesar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno. Foto : @kemenparekraf.ri (Tangkapan layar)

LIKEIN, LOMBOK – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyebutkan bahwa, kegiatan MotoGp di Sirkuit Mandalika dapat membangkitkan ekonomi Indonesia. Ajang balap itu juga menetapkan jumlah penonton sebesar 100 ribu.

Di kutip dari akun resmi sosial media @kemenparekraf.ri, Minggu 13 Februari 2022, di tuliskan bahwa, MotoGp di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, di proyeksi memberikan dampak di sektor ekonomi.

Di jelaskan, bahwa ekonomi akan bangkit dengan nilai mencapai Rp500 miliar.

Baca Juga :   Band Asal London Coldplay Bakal Manggung di Jakarta

Ajang balap bergengsi skala internasional itu juga menyerap lebih dari 11.000 tenaga kerja selama kegiatan itu berlangsung.

Kementerian juga mencatat bahwa MotoGp dapat menjadi sarana promosi yang efektif untuk menambah daya tarik Indonesia di mata dunia.

Dari kegiatan tersebut, ada 50.000 lapangan kerja yang lahir melalui berbagai acara yang di gelar di sirkuit Mandalika di masa yang akan datang.

“Kita ingin MotoGp memberikan dampak yang luas kepada seluruh mata rantai perekonomian, bukan hanya di Lombok tapi juga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, kata Sandiaga Uno.

Sedangkan untuk kesiapan akomodasi, pemerintah telah menetapkan jumlah kapasitas penonton MotoGp sebesar 100 ribu.

Hingga saat ini, ketersediaan kamar di Nusa Tenggara Barat mencapai 24 ribu dan tingkat keterisian hotel sebesar 52 persen.

Tak berhenti di situ saja, kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif juga akan menyiapkan alternatif akomodasi lain.

Seperti Sarhunta atau sarana hunian pariwisata, glamping dan rusunawa bagi wisatawan yang akan datang.

Penetapan tarif batas atas bawah juga akan di laksanakan, untuk sektor akomodasi maupun transportasi untuk mencegah praktik kecurangan yang akan memberikan kesan negatif bagi wisatawan. (RND)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Flipside Instagram: Era Baru Privasi di Media Sosial

27 Januari 2024 - 15:52

Kesan Ketum Koni Pusat saat Mengunjungi Stable Equestrian Pertama di Sulteng

22 Desember 2023 - 21:35

TikTok Shop Harus Penuhi Tiga Syarat Ini Jika Ingin Kembali Beroperasi di Indonesia

22 November 2023 - 17:06

Persipal BU Tak Lagi Dilatih Bambang Nurdiansyah, Kok?

21 November 2023 - 19:15

Instagram Kembangkan Fitur My Week, Fitur Baru yang Menampilkan IG Stories Selama Seminggu

21 November 2023 - 13:02

Kronologi hingga Dugaan Penyebab Seorang Atlet Kecelakaan Saat Kejuaraan Paralayang PSE

19 November 2023 - 15:14

Trending di Sports