Solar Jadi Kendala Distribusi Bahan Pokok di Palu

waktu baca 2 menit
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPKP Kota Palu, Nurma AR. Foto : Qadri/likein.id

LIKEIN, PALU – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu melakukan Pemantauan Ketersediaan dan Harga Pangan Strategis terhadap 11 komoditi. Kelangkaan solar disebut jadi kendala pendistribusian bahan pokok.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPKP Kota Palu, Nurma AR, mengatakan, kegiatan pemantauan terhadap 11 komoditi, salah satunya cabe rawit.

Ia menerangkan, pihaknya melakukan pemantauan di pasar  Inpres Manonda, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, setiap hari.

Baca Juga :   Anggaran BOKB Palu Meningkat, BKKBN : Dialokasikan Untuk Maksimalkan Program

“Tujuan pemantauan adalah untuk memastikan ketersediaan stok dan harga pangan di pasaran, serta sebagai bahan penghitungan neraca pangan wilayah,” ujar Nurma AR, saat di temui likein.id, pada Selasa 29 Maret 2022.

Nurma juga membenarkan adanya kelangkaan minyak goreng di Kota Palu pada beberapa minggu menjelang Ramadan.

“Beberapa minggu terakhir, Kota Palu kekurangan stok minyak goreng,” ucapnya

Nurma mengatakan, salah satu faktor pendukung ketahanan pangan menjelang Ramadan adalah kelancaran transportasi.

“Distribusi bahan pangan yang lancar dari daerah produsen merupakan salah satu jaminan ketersediaan pasokan, distribusi dipengaruhi banyak faktor seperti transportasi dan ekonomi,” jelasnya.

Menurut Nurma, kelangkaan solar merupakan salah satu kendala yang dialami dalam pendistribusian bahan pokok dari daerah produsen menuju Kota Palu.

“Bisa jadi kelangkaan solar berdampak pada distribusi pangan suatu wilayah apabila truk itu memuat logistik/bahan pangan, yg harusnya sudah diangkut tp masih tertunda,” pungkasnya. (Qadri)

Facebook Comments Box