Menu

Mode Gelap

Story

Sambut Paskah, Umat Kristen di Poso Hiasi Desa dan Gereja


					Warga di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, hiasi desa dan Gereja sambut Hari Paskah. Foto : Angel Perbesar

Warga di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, hiasi desa dan Gereja sambut Hari Paskah. Foto : Angel

LIKEIN, POSO – Umat Kristen di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, antusias sambut Hari Paskah, Minggu 17 April 2022, mendatang. Jemaat ramai-ramai hiasi gereja dan desa.

Rayakan Paskah adalah merayakan kasih Allah yang dicurahkan kepada manusia, melalui peristiwa agung: kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.

Kasih Allah inilah yang memegang kita dengan erat dan kuat, sesuai dengan tema Paskah Nasional 2022 Tak Terpisahkan Dari kasih Allah (Roma 8:38-39).

Berdasarkan pantauan Reporter likein.id, Angel Sumbara, warga di Poso yang memeluk agama Kristen sangat antusias dalam menyambut hari Paskah 2022.

Baca Juga :   Kendaraan Hasil Curanmor di 41 Lokasi di Palu Dikembalikan ke Pemilik

Hal tersebut ditandai dengan maraknya simbol-simbol Paskah di sudut Kabupaten Poso.

Seperti membuat miniatur salib dan patung Yesus Kristus. Setiap warga juga punya cara tersendiri dalam menyambut hari Paskah.

Ada beberapa desa maupun gereja di Kabupaten Poso yang buat lomba jelang Hari paskah.

Seperti lomba hias halaman gereja, hias desa dengan di setiap rumah waga dan buat miniatur simbol-simbol paskah.

Salah satunya di desa Sangira, ajang ini setiap tahunnya dilakukan, namun beberapa tahun lalu sempat tertunda dan tidak semeriah tahun ini.

Salah satu pemuda Gereja GKST Syalom Sangira, Okrin (22 tahun), menuturkan, bahwa, jemaat yang ada di gereja sangat antusias dan saling bagi tugas untuk hias dan buat simbol paskah.

Baca Juga :   Refleksi HUT Kota Palu ke-45 Tahun, Apa Saja PR-nya?

“Puji tuhan, tahun ini kami pemuda pemudi beserta jemaat gereja bisa saling membantu dan berkreasi membuat miniatur Hari Paskah, di sini juga kami dibagi menjadi beberapa kelompok,” ucapnya kepada likein.id, Rabu 13 April 2022.

Warga, Steven (25 tahun), mengatakan, di saat malam hari, hiasan para pemuda gereja dan jemaat lebih kelihatan indah.  Banyak warga yang datang untuk mengabadikannya keindahan tersebut.

“Kalau malam simbol paskah ini lebih bagus kelihatannya karna dihiasi lampu, banyak yang datang untuk berfoto juga, lebih rame lagi pas puncak hari paskahnya,” katanya. (Angel)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Air Bah di Objek Wisata Wera Telan Korban Jiwa

27 Februari 2024 - 14:59

Tenang.. Tarif Listrik untuk Maret 2024 Tetap Stabil, Ini Rinciannya

27 Februari 2024 - 12:13

Kerja Sama Antardaerah, Parimo Jadi Pemasok Beras Utama ke Kota Palu

26 Februari 2024 - 17:19

Mahasiswa dan Pelajar Kota Palu Deklarasikan Moderasi Beragama

26 Februari 2024 - 15:13

Parimo Jadi Daerah Penghasil Beras Terbesar di Sulteng, Mampu Memproduksi hingga 144 Ribu Ton dalam Setahun

26 Februari 2024 - 14:03

Tak Hanya Islam, Semua Agama Kini Bisa Menikah di KUA Mulai Tahun Ini

26 Februari 2024 - 05:08

Trending di Story