Menu

Mode Gelap

Story

Pilu, Anak Perempuan 10 Tahun di Donggala Dirudapaksa Pria Tak Dikenal di Sekolah


					Korban pemerkosaan NS (10 th), siswi kelas 4 SD di Kabupaten Donggala mendapatkan perawatan intensif di ICU RSUD Kabelota. (Foto: Katrin/Likein.id) Perbesar

Korban pemerkosaan NS (10 th), siswi kelas 4 SD di Kabupaten Donggala mendapatkan perawatan intensif di ICU RSUD Kabelota. (Foto: Katrin/Likein.id)

LIKEIN, DONGGALA – Seorang bocah perempuan berinisial NS (10 th) di Kabupaten Donggala menjadi korban pemerkosaan di ruang kelas oleh pria tak dikenal hingga alami pendarahan serius di area alat vitalnya.

Akibat pendarahan serius tersebut siswi kelas 4 SD itu pun kini menjalani perawatan di ICU RSUD Kabelota, Donggala.

NH (27 th) selaku ibu korban mengungkap, mulanya NS enggan menceritakan kejadian yang menimpanya di hari Selasa (26/9/2023) dan mengaku pendarahan yang dialaminya disebabkan oleh tusukan kayu tajam di sofa tua ruang kelasnya.

Baca Juga :   Curah Hujan Tinggi, Ampana Banjir

Beberapa kali NH coba membujuk korban untuk jujur namun upayanya tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya pemerkosaan ini diketahui saat korban berterus terang kepada neneknya.

“Saya sempat pikir apakah anak saya haid pertama, tapi tidak mungkin haid pertama sebanyak ini. Pas pulang sekolah sudah lemas, pucat anak saya. Saya bujuk tanya ada apa, tapi anak saya tidak mau cerita. Tapi akhirnya dia mau cerita ke neneknya,” tutur NH dalam keterangan yang diterima Likein.id, Jumat (29/8/2023).

Selain jujur kepada neneknya, korban juga bercerita kepada saudara ibunya dan menyebut pelaku mengiming-imingi korban dengan uang Rp2 ribu.

Baca Juga :   Kemenkes Ajak Bayi Merdeka dari Diare; Ada Imunisasi Tetes Rotavirus Gratis di Fasyankes

Saat korban hendak mengambil uang tersebut, pelaku yang memakai pakaian serba hitam langsung menarik korban ke belakang kursi tua di salah satu ruang kelas lalu memperkosanya.

Pelaku juga mengancam akan membunuh korban dan keluarganya apabila ketahuan menceritakan peristiwa pemerkosaan ini kepada orang lain.

“Dari pengakuan anak saya sama saudara saya bajunya tidak di buka hanya celana dalamnya saja,” lirihnya.

Akibat ulah bejat pelaku tersebut korban kini menanggung luka di alat vitalnya yang mengakibatkan pendarahan serius dan trauma hingga takut bertemu banyak orang. (Inul/St)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ikrar Moderasi Beragama Pemuda Kota Palu untuk Jalan Harmoni Nusantara

3 Desember 2023 - 15:02

IPM Sulawesi Tengah Tahun 2023 Naik 0,92 Persen, Harapan Hidup Jadi Lebih Panjang

2 Desember 2023 - 13:49

Segera Tukar, Uang Koin Rp500 dan Rp1000 Tahun Emisi 90-an Kini Tidak Berlaku Lagi

1 Desember 2023 - 18:19

Pemilu 2024 dan Wujud Eksistensi Masyarakat Adat Dengan Memilih

30 November 2023 - 23:25

Ancang-Ancang Bantuan Pangan Bulan Desember, Bulog Sulteng Siapkan 2.400 Ton Beras

30 November 2023 - 21:56

Sah! Inilah Daftar UMK 2024 di Sulteng, Morowali Utara Melejit Hingga Rp3,6 Juta

30 November 2023 - 11:25

Trending di Story