Perbedaan Gejala Serangan Jantung Pria dan Wanita

waktu baca 2 menit
Ilustrasi. Foto : Flickr/Cekidot Indonesia

LIKEIN, PALU – Serangan jantung adalah salah satu kondisi dari penyakit yang sering disebabkan oleh sumbatan pada pembuluh darah menuju jantung.

Kondisi tersebut juga biasa disebut dengan penyakit jantung koroner.

Meski secara umum sama, gejala penyakit dan serangan jantung pada pria dan wanita memiliki beberapa perbedaan.

Dilansir dari alodokter.com, Rabu 2 Februari 2022, terdapat beberapa perbedaan gejala penyakit jantung pada pria dan wanita, meskipun alasannya belum jelas. Berikut adalah perbedaannya:

Pada pria:
Pusing atau perasaan seperti akan pingsan.

Baca Juga :   Operasi Madago Raya Resmi Diperpanjang Ke Tahap III

Berkeringat dingin dan detak jantung yang cepat atau tidak teratur.

Gangguan pencernaan.

Napas pendek yang mungkin membuat Anda seperti tidak punya cukup udara.

Nyeri dada dan sakit beberapa bagian tubuh, seperti lengan, bahu kiri, punggung, leher, atau rahang.

Pada wanita:
Nyeri dada seperti tertekan.

Mual dan muntah.

Pusing dan sesak napas.

Gangguan tidur dan pencernaan

Kelelahan dan gelisah yang berlangsung lama.

Sakit punggung bagian atas, bahu, atau tenggorokan.

Sakit rahang atau nyeri dada yang menyebar hingga ke rahang.

Hal ini dikaitkan beragam penyakit dan kondisi penyulit yang lebih sering ditemukan pada pria, seperti penyakit jantung koroner dan hipertensi.

Baca Juga :   Dishub Palu Tertibkan Kendaraan Langgar Parkir

Pada wanita yang berusia di atas 50 tahun, ada beberepa gejala serangan jantung tambahan, seperti nyeri dada hebat, keringat berlebih, dan jantung yang berdebar kencang dengan irama yang tidak teratur.

Meski begitu, perbedaan-perbedaan tersebut tidaklah mutlak. Tidak tertutup kemungkinan bahwa wanita yang mengalami serangan jantung merasakan gejala seperti serangan jantung pada pria, begitu pun sebaliknya.

Jadi, walaupun penyakit dan serangan jantung pada pria dan wanita bisa berbeda, Anda tetap perlu mengenali gejala umumnya serta mengenali faktor-faktor risikonya. (Cr1/Rnd)

Facebook Comments Box