Menu

Mode Gelap

Story

Kapolresta Palu Minta Masyarakat Melapor Jika Ada Polisi Terlibat Narkoba


					Kapolresta Palu, Barliansyah saat ditemui wartawan usai musnahkan barang bukti dari puluhan perkara tindak pidana umum. (Foto: Inul/Likein.id) Perbesar

Kapolresta Palu, Barliansyah saat ditemui wartawan usai musnahkan barang bukti dari puluhan perkara tindak pidana umum. (Foto: Inul/Likein.id)

LIKEIN, PALU – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Palu menyatakan perang kepada para pengedar narkoba. Masyarakat bahkan diminta melapor jika menemukan ada anggota polisi yang terlibat.

Hal itu disampaikan usai dirinya memusnahkan barang bukti 50 perkara tindak pidana umum di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Palu, Kamis (11/5/2023).

Barang bukti yang dimusnahkan dari puluhan perkara tersebut didominasi oleh narkotika jenis sabu-sabu, seberat 840,47 gram dari 42 perkara.

“Kepada para pengedar narkoba ini saya Kapolresta Palu khususnya, saya menyatakan perang. Jadi kalau ada anggota kami yang dikategorikan mem-backup atau terlibat mengedarkan narkoba, tolong laporkan kepada saya,” ujar Kapolresta Palu, Barliansyah.

Baca Juga :   Tahun 2024 Pasar-Pasar di Kota Palu Bakal Berkonsep Tematik

Barliansyah menegaskan, anggota Polri yang terlibat dalam menggunakan ataupun mengedarkan narkoba tidak bakal diberi ampun dan langsung dipecat.

Maraknya kasus narkotika di Kota Palu membuat seluruh pihak, baik dari kepolisian hingga stakeholder terkait dan termasuk masyarakat diharapkan mampu bekerja sama memutus rantai narkoba, dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga.

Barang bukti perkara lainnya yang dimusnahkan Kapolresta Palu bersama Kejari Palu yakni terdiri dari tindak pidana pembunuhan, penganiayaan dan pencurian dengan barang bukti tiga buah badik, satu obeng dan tang. Terdapat pula tindak pidana perjudian dan perlindungan anak dengan barang bukti berupa empat handphone, dokumen, dan lembar kertas rekaman ATM.

Baca Juga :   Ustaz Abdul Somad Bakal Isi Tablig Akbar di Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi, Ini Jadwalnya

Tak hanya itu, terdapat pula penghancuran empat unit dispenser pengisian bahan bakar minyak (BBM) yang bertuliskan POM Mini Sulsel sebagai barang bukti perkara tindak pidana perlindungan konsumen. Serta pemusnahan enam buah botol peledak atau bom ikan, enam buah dopis, satu pasang sepatu katak, saru buah kacamata selam, satu gulung obat nyamuk, satu buah korek api gas, dan satu buah gabus sebagai barang bukti tindak pidana perikanan. (Inul/St)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1445 H: Tinggi Hilal di Donggala 6 Derajat, Hari Lebaran Tepat Pada 10 April

9 April 2024 - 21:26

Anwar – Reny Mantap Maju Pilkada Sulteng, Daftar ke Partai dan Siapkan Program

7 April 2024 - 22:40

Ahmad Ali Menyerahkan Formulir Pendaftaran Calon Gubernur ke PKB, Siap Bertarung di Pilgub Sulteng 2024

7 April 2024 - 17:43

Perhatikan Hal-Hal Ini Agar Aman dan Nyaman Selama Mudik dan Liburan

6 April 2024 - 22:29

Libur Lebaran 2024 Berlangsung Selama 10 Hari, Catat Jadwalnya!

6 April 2024 - 16:56

Jangan Salah Sebut, TikTok Shop Kini Berganti Nama menjadi Shop Tokopedia

5 April 2024 - 17:39

Trending di Story