Jangan Malu Keluarkan Suara Saat Bercinta

waktu baca 2 menit
Ilustrasi. Foto : Fifty Shades Of Grey (2015)/imdb

LIKEIN, PALU – Film dewasa kerap menawarkan visualisasi dan aksi terbaik sekaligus audio yang memanjakan telinga. Namun, ketika mempraktikkannya, sebagian pasangan merasa malu, untuk mengeluarkan suara seperti aktor pada film tersebut. Padahal, audio seksi itu bisa menjadi pemanis dalam sesi bercinta.

Pada kondisi tertentu, pasangan yang melakukan seks, akan meminimalisir untuk tidak mengeluarkan suara berisik, agar tidak membangunkan anak-anak.

Namun, ketika punya momen untuk total di ranjang, sedikit desahan juga tidak masalah. Anggap saja suara yang Anda hasilkan adalah bumbu pelengkap seks.

Otak merupakan organ seks terbesar, sementara sebagian area dari otak terhubung dengan pemrosesan audio. Otak manusia sebagian besar khusus untuk asupan dan pemahaman bahasa.

Selama berhubungan seks, area sensitif tubuh akan responsif karena korteks genial otak. Sinyal atau rangsangan dikirim secara bolak-balik, dari tubuh ke otak melalui tulang belakang. Hal serupa juga terjadi saat Anda mendengar suara erotis.

Baca Juga :   Mengenal Ragam dan Fungsi Alat Musik Tradisional Nusantara di Museum Sulteng

Sinyal suara terkirim ke otak, memberitahu bahwa Anda siap memulai proses gairah seksual. Otak mencatat suara ini sebagai respon terhadap rangsangan, lalu mengirim sinyal yang sesuai pada alat kelamin.

Mengutip dari laman situs insidehook.com, Jumat 25 Februari 2022, seorang psikolog dan terapis seks, Laurie Mintz, menuturkan, desahan atau suara-suara seksi dalam hubungan seks, bisa menghadirkan suasana yang positif.

Meski hanya suara napas atau bicara yang gelagap, Anda sama saja sedang mengkomunikasikan langsung kesenangan pada pasangan.

“Suara-suara ini adalah cara untuk memberitahu pasangan kita apa yang kita sukai, suara seks juga dapat meningkatkan kenikmatan seksual kita, baik saat kita membuatnya maupun saat kita mendengarnya,” tutur Laurie Mintz pada laman insidehook.com

Seks yang menyenangkan terbangun atas komunikasi yang baik. Dengan suara-suara ini, Anda dapat meyakinkan pasangan, bahwa apa yang dia lakukan berhasil membuat kenikmatan.

Tetapi, bukan berarti pasangan yang menikmati seks dalam hening, dapat memperoleh kepuasan atau kenikmatan.

Mereka yang melakukan seks tanpa suara, bisa berkomunikasi langsung lewat gestur atau bahasa tubuh.

Lalu bagaimana memulai seks dengan suara seksi?

Normal saja bila Anda merasa malu bersuara saat berhubungan seks, apalagi jika sebelumnya lebih sering bercinta dalam hening.

Namun tidak ada salahnya berlatih mengeluarkan suara perlahan-lahan selama proses bercinta.

Mengutip elitedaily.com, sexpert dan terapis seks, Celeste Hirschman, mengatakan, Anda bisa memulai berhubungan seks dengan melontarkan kata-kata nakal.

Dalam suasana seksual, Anda akan berbicara ataupun bertanya pada pasangan, dengan memilih kata atau nada yang berbeda dari biasanya.

“Semua tentang nada suara, nada suara yang lebih seksi akan terasa menarik dan merangsang,” tandas Celeste. DIDI

Facebook Comments Box