Ini Cara Bertahan Hidup di Alam Liar

waktu baca 2 menit
Ilustrasi. Foto : Nanang Resyadi/Flickr

LIKEIN, PALU – Sering kita lihat bertahan hidup di alam liar, organisasi pecinta alam kerap mendaki gunung. Kegiatan ini cukup banyak digemari orang-orang.

Mendaki gunung memang mengasyikkan, terlebih untuk melepas penat dari hiruk pikuk kota.

Perlu diketahui, bahwa kegiatan semacam itu bukanlah hanya sebatas mencari kesenangan dan menikmati alam saja.

Sebelum memulai pendakian, kita harus mempersiapkan berbagai macam hal untuk bertahan hidup di alam liar.

Dilansir dari akun Youtube jalan tikus pada 8 Februari 2022, akun tersebut memberikan beberapa tips dalam basic survival di alam liar.

Video itu diunggah dengan judul “Survival: Cara bertahan hidup ketika kamu tersesat di hutan”.

Baca Juga :   Putus Sekolah Demi Bantu Perekonomian Keluarga

Video tersebut telah ditonton sebanyak 9.496 kali di Youtube yang diposting sejak 11 bulan yang lalu.

Berikut adalah cara bertahan hidup ketika berada di alam liar :

Pertama mencari sumber air

Ketika kamu sedang di hutan dan cadangan air kamu menipis, kamu harus segera menemukan sumber air. Entah itu sungai, danau, air terjun atau aliran air.

  1. Cari air yang mengalir dari tempat tinggi karena kemungkinan lebih bersih dan higienis, jika tidak ada genangan air pun bisa di minum. Tapi periksa dan kalau sempat rebus air terlebih dahulu.
  2. Tampung air hujan ketika hujan turun. Kamu bisa memanfaatkan plastik atau apapun untuk menampung air ketika hujan turun.
  3. Minum air embun yang ada di dedaunan.
  4. Kumpulkan embun dengan cara mengusap kain bersih ke dedaunan. Lalu ambil wadah dan peras kain tersebut. Jangan mengambil embun di tanaman beracun atau tempat curam.
  5. Memerangkap air di tanaman. Untuk cara yang satu ini, kamu cukup mencari pohon yang tidak terlalu tinggi. Ambil segerombol dedaunan dan masukkan ke dalam plastik. Ikat bagian ujungnya, pohon menghasilkan air dari proses trasnpirasi di pagi hingga sore hari.
Baca Juga :   Program Mudik Gratis Partai NasDem Berlanjut, Ahmad Ali Melepas Ribuan Pemudik di Palu

Manfaatkan bagian tanaman
Bagian tanaman yang mengandung air, tebas kulit kayu dengan peralatan yang dapat mengupasnya dan menyedit kelembapan di dalamnya. Tanaman merambat mengandung air.

Tidak semua tanaman merambat hidup tanpa racun. Perlu hati-hati dalam hal ini. (CR5/FDL)

Facebook Comments Box