Menu

Mode Gelap

Story

Google Maps Matikan Peta Lalu Lintas di Ukraina


					Google Maps di Ukraina. Foto : Fhadila/Likein Perbesar

Google Maps di Ukraina. Foto : Fhadila/Likein

LIKEIN, PALU – Google memutuskan menonaktifkan sementara beberapa fitur Google Maps di Ukraina. Fitur tersebut memberikan informasi tentang kondisi lalu lintas guna menyelamatkan warga.

Melansir Reuters.com, Google mengambil tindakan ini demi untuk keselamatan warga dan komunitas lokal di negara itu, setelah berkonsultasi dengan beberapa pihak, termasuk otoritas regional.

Namun meskipun fitur informasi lalu lintas dimatikan, Google masih menyediakan fitur navigasi untuk para pengendara di wilayah tersebut.

Baca Juga :   Bukit Magnet Madinah Kerap Menyedot Kendaraan

Situs media sosial juga juga telah disadap oleh para peneliti yang mengumpulkan aktivitas seputar perang.

Dilansir dari akun twitter Jeffrey Louis, profesor di Institut Studi Internasional Middlebury California mengatakan jika Google Maps membantunya melacak “kemacetan lalu lintas”.

“Kemacetan itu ditimbulkan oleh pergerakan Rusia menuju perbatasan beberapa jam sebelum Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan serangan,” tulisnya pada Februari 2022.

Padahal, data lalu lintas memungkinan bukan berasal dari para tentara Rusia yang membawa smartphone, melainkan dari warga sipil yang terjebak di jalan.

Invasi Rusia ke Ukraina turut mengganggu operasional banyak perusahaan teknologi dan startup di sana, termasuk Google sendiri. Saat ini diketahui ada ratusan karyawan Google yang terjebak karena perang Rusia – Ukraina.

Pihak Google dalam hal ini tim keamanan perusahaan juga diketahui telah berupaya menghubungi seluruh karyawannya di Ukraina secara langsung.(Fadhila)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Air Bah di Objek Wisata Wera Telan Korban Jiwa

27 Februari 2024 - 14:59

Tenang.. Tarif Listrik untuk Maret 2024 Tetap Stabil, Ini Rinciannya

27 Februari 2024 - 12:13

Kerja Sama Antardaerah, Parimo Jadi Pemasok Beras Utama ke Kota Palu

26 Februari 2024 - 17:19

Mahasiswa dan Pelajar Kota Palu Deklarasikan Moderasi Beragama

26 Februari 2024 - 15:13

Parimo Jadi Daerah Penghasil Beras Terbesar di Sulteng, Mampu Memproduksi hingga 144 Ribu Ton dalam Setahun

26 Februari 2024 - 14:03

Tak Hanya Islam, Semua Agama Kini Bisa Menikah di KUA Mulai Tahun Ini

26 Februari 2024 - 05:08

Trending di Story