Menu

Mode Gelap

Story

DMI Sulteng Upayakan Peningkatan Insentif Pegawai Syara


					Ketum PW DMI Sulteng, Ahmad M. Ali. Foto : Biro Kominfo DMI Sulteng Perbesar

Ketum PW DMI Sulteng, Ahmad M. Ali. Foto : Biro Kominfo DMI Sulteng

LIKEIN, PALU – Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Sulawesi Tengah akan mengupayakan peningkatan insentif Imam dan Pegawai Syara di seluruh masjid di Sulteng.

“DMI harus memuliakan imam masjid dan seluruh pegawai syara di semua masjid di Sulteng,” kata Ketua Umum PW DMI Sulteng Ahmad M Ali, di Palu, Ahad 17 April 2022.

Ahmad Ali menilai imam masjid dan seluruh pegawai syara di semua masjid di Sulteng adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Hal itu karena imam masjid dan pegawai syara, rela mengorbankan waktu dan tenaga untuk mengurusi kegiatan peribadatan dan keagamaan di masjid.

“Sementara mereka tidak digaji dalam  mengelola kegiatan peribadatan dan keagamaan di masjid. Maka sudah seharusnya, kita memuliakan para imam dan pegawai syara,” ucap Ahmad Ali yang merupakan Anggota DPR RI.

Karena itu, ujar dia, DMI akan berupaya agar insentif untuk menambah kesejahteraan imam dan pegawai syara dapat ditingkatkan. Upaya itu dilakukan oleh DMI dengan mendorong dan membangun kerja sama dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Ia mencontohkan, seperti Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali yang telah mengalokasikan sebagian Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk kesejahteraan imam dan pegawai syara.

Di mana, Pemkab Morowali memberikan Rp1 juta/bulan kepada imam masjid dan pegawai syara di kabupaten tersebut.

“Ini satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat, yang sepatutnya dapat dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota lainnya di Sulteng,” kata dia.

Akan tetapi, ia berharap, perhatian pemerintah terhadap imam masjid dan pegawai syara, tidak menjadi alat bagi penguasa untuk menguasai masjid dengan kepentingan tertentu.

“Olehnya DMI membutuhkan orang-orang yang punya hati ikhlas dan mau mengurus masjid,” ucapnya.

Berdasarkan data Kemenag Sulteng terdapat 3.789 masjid dan 1.309 mushalla se-Sulteng. Kemenag Sulteng juga menilai terdapat beberapa tantangan yang harus disikapi secara bersama, antara lain sepinya jamaah shalat lima waktu di masjid, kompetensi imam yang perlu ditingkatkan, serta rendahnya insentif pegawai syara.(*)/Qadri

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tenang.. Tarif Listrik untuk Maret 2024 Tetap Stabil, Ini Rinciannya

27 Februari 2024 - 12:13

Kerja Sama Antardaerah, Parimo Jadi Pemasok Beras Utama ke Kota Palu

26 Februari 2024 - 17:19

Mahasiswa dan Pelajar Kota Palu Deklarasikan Moderasi Beragama

26 Februari 2024 - 15:13

Parimo Jadi Daerah Penghasil Beras Terbesar di Sulteng, Mampu Memproduksi hingga 144 Ribu Ton dalam Setahun

26 Februari 2024 - 14:03

Tak Hanya Islam, Semua Agama Kini Bisa Menikah di KUA Mulai Tahun Ini

26 Februari 2024 - 05:08

Besok PSU di Kota Palu Digelar, Polresta Palu Kerahkan Ratusan Personel

23 Februari 2024 - 11:59

Trending di Story