Cerita Sopir Angkot di Palu, Ibarat Kata ‘Hidup Susah, Matipun Tak Mau’

waktu baca 1 menit
Supir Angkot di Kota Palu, Ildad. Reza/Likein

LIKEIN, PALU – Angkutan Kota (Angkot) merupakan jenis transportasi darat yang sempat berjaya menghiasi jalanan perkotaan pada masanya.

Namun, saat ini kehadiran angkot khususnya di Kota Palu Sulawesi Tengah, tak bisa dipungkiri sudah mulai terlihat jarang di jalanan.

Salah satu sopir angkot, Ildad menyampaikan, kondisi angkot sekarang sangat memprihatinkan sepi penumpang.

Baca Juga :   Kakek asal Donggala Jualan Mangga Demi Kelangsungan Hidup

“Saya rasakan betul, bagaimana kondisinya, ibarat kata hidup susah, matipun tak mau,” ucapnya menggambarkan soal Angkot saat ini, Kamis 6 Januari 2022.



Banyak hal yang mempengaruhi, kata Ildad, salah satunya aturan soal plat kendaraan dan belum juga harus bersaing dengan angkutan berbasis online.

“Hampir 20 tahun saya menjadi sopir angkot, berasa sekali dampaknya,”katanya.

“Untuk sekarang ya harus bersyukur, alhamdulillah masih ada arus balik dari Manado  dan luar kota yang lain,” ujarnya.CR1/AJR

Facebook Comments Box