Menu

Mode Gelap

Story

1,3 Juta Pekerja Informal di Sulteng Miliki Rata-rata Pendapatan di Bawah UMR


					Ilustrasi gaji Rp600 ribu. (Foto: Pixabay) Perbesar

Ilustrasi gaji Rp600 ribu. (Foto: Pixabay)

LIKEIN, PALU – Dalam Sakernas BPS 2023, Jumlah penduduk Sulteng yang bekerja bertambah sebanyak 15,05 ribu orang dalam kurun waktu setahun. Dengan meningkatnya jumlah pekerja di Sulteng, apakah pendapatannya setara upah minimum?

Menurut survei yang sama, rata-rata pendapatan pekerja informal di Sulteng tidak melebihi bahkan tidak sejajar dengan upah minimum regional (UMR) Provinsi Sulteng tahun 2023 yang mencapai Rp2.599.546.

Dalam data BPS Sulteng tercatat, rata-rata pendapatan bersih pekerja informal di Sulteng sebesar Rp1,7 juta dalam sebulan.

Pekerja informal yang terdata ini meliputi pekerja yang berstatus berusaha sendiri dan pekerja bebas di sektor pertanian dan non-pertanian.

Baca Juga :   Justin Bieber Kembali Tunda Tur Dunia, Bagaimana Konser di Indonesia ?

Perhitungan rata-rata gaji informal ini pun dibagi ke dalam tiga sektor pekerjaan, yakni Pertanian, Industri dan Jasa.

Rata-rata gaji pekerja informal di sektor Pertanian dengan total pekerja sebanyak 689,616 orang tercatat hanya Rp1,6 juta per bulan. Dalam sektor pertanian tersebut sudah meliputi pekerjaan di bidang kehutanan, perikanan, perburuan, dan perkebunan.

Sedangkan pada sektor Industri memiliki rata-rata gaji sebesar Rp1,7 juta per bulan. Sektor pekerjaan ini telah termasuk bidang pertambangan dan penggalian dengan total pekerja 27,779 orang, industri dengan jumlah pekerja 133,238 orang, listrik dan gas 5,295 orang, pengadaan air sebanyak 2,529 orang, dan kontruksi sebanyak 70,991 orang.

Baca Juga :   Calon Pilot di Inggris Alami Infeksi Otak Usai Digigit Nyamuk

Adapun pada sektor Jasa memiliki rata-rata gaji sebesar Rp2,1 juta per bulan. Di sektor ini telah termasuk pekerjaan bidang perdagangan dengan jumlah pekerja sebanyak 246,081 orang, rumah makan dan jasa akomodasi dengan jumlah pekerja 63,021 orang, transportasi dan pergudangan dengan jumlah pekerja 42,346 orang, komunikasi 6,536 orang, lembaga keuangan 10,769 orang, real estate 592 orang, usaha persewaan dan jasa perusahaan 12,605 orang, serta jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan dengan jumlah pekerja 31,367 orang.

Bila ditotalkan seluruh pekerja informal di Sulteng yang memiliki rata-rata pendapatan di bawah UMR sebanyak 1,3 juta orang. (Inul/Kn)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Air Bah di Objek Wisata Wera Telan Korban Jiwa

27 Februari 2024 - 14:59

Tenang.. Tarif Listrik untuk Maret 2024 Tetap Stabil, Ini Rinciannya

27 Februari 2024 - 12:13

Kerja Sama Antardaerah, Parimo Jadi Pemasok Beras Utama ke Kota Palu

26 Februari 2024 - 17:19

Mahasiswa dan Pelajar Kota Palu Deklarasikan Moderasi Beragama

26 Februari 2024 - 15:13

Parimo Jadi Daerah Penghasil Beras Terbesar di Sulteng, Mampu Memproduksi hingga 144 Ribu Ton dalam Setahun

26 Februari 2024 - 14:03

Tak Hanya Islam, Semua Agama Kini Bisa Menikah di KUA Mulai Tahun Ini

26 Februari 2024 - 05:08

Trending di Story