Israel Tembak Gas Air Mata Saat Laga Piala Palestina, FIFA Berani Tegas?

waktu baca 2 menit
Penyerangan gas air mata oleh pihak keamanan Israel saat pertandingan sepakbola di Stadion Palestina. Foto : Twitter @ytirawi

LIKEIN, JAKARTA – Setelah FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 usai aksi penolakan Timnas Israel di indonesia.

Kini, giliran dunia sepakbola Israel dibayangi rasa ketakutan menyusul insiden penyerangan tentara Israel terhadap ribuan suporter saat Final bergengsi liga Palestina di Stadion Internasional Faissal Al Husseini pada Jumat (31/3/2023).

Dilansir dari Middle East Eye, para tentara Israel tiba-tiba menembakan gas air mata di dalam stadion saat pertandingan berlangsung antara klub Jabal Al-Mukaber vs Balata FC.

Baca Juga :   Kejar Predikat Kota Layak Anak, DP3A Palu Aktifkan Kembali PATBM

Ribuan suporter pun mengalami sesak nafas termasuk wanita dan anak-anak turut menjadi korban. Pertandingan bahkan sempat ditunda selama 1 jam.

Video penembakan gas air mata oleh tentara Israel pun tersebar keseluruh dunia dan viral di media sosial.

Akun Twitter @ytirawi membagikan pertama kali peristiwa tersebut, memperlihatkan ribuan penonton berhamburan ke tengah lapangan.

“Adegan baru yang menunjukkan serangan pasukan Israel pada pertandingan final Piala Sepak Bola resmi Palestina di dekat Alram di Yerusalem Timur yang Diduduki. Puluhan warga Palestina mati lemas (termasuk pemain) dari gas air mata. Jibril Rjoub berkata bahwa dia akan melaporkan kejadian ini kepada @FIFAcom,” tulis keterangan unggahan.

Dalam video terlihat kepulan asap dari gas air mata menyeruak di tengah lapangan yang menyebabkan sebagian suporter mengalami sesak nafas.

Baca Juga :   Bupati Donggala Diperiksa Dugaan Korupsi Mega Proyek TTG 2020

Terlihat penonton berusaha untuk keluar stadion dan memanjat pagar besi pembatas.

Usai kejadian tersebut Federasi Sepak Bola Palestina (PFA) dikabarkan melaporkan peristiwa ini ke FIFA dan AFC namun belum ada pernyataan resmi dari Gianni Infantino.

Akan kah FIFA berani menjatuhkan sanksi kepada sepakbola Israel? dimana Indonesia baru saja menerima sanksi dari FIFA yakni batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2023. Sanksi FIFA juga menyebut masalah Kanjuruhan sebagai penyebabnya. (Sadam/Kn)

Facebook Comments Box